Fixy-Fact
Hi,

Are you a member? Please Log In. If not, please click 'Register' on above menu. Quick to register and simply just click here to make an account, this account will become your identity while you enjoy full features of Fixy-Fact forum and make sure you fill in data with correctly.

Make sure you read terms of agreement in our forum to prevent disobedient, click here to go.

Thank you for your concern!

Best,
Fixy-Fact Team

[INFO] Apakah anda kecanduan seks?

Go down

[INFO] Apakah anda kecanduan seks?

Post by -KeyduT_F2- on Sat Apr 21, 2012 9:31 pm

SEBUAH bagian di wilayah otak, disebut korteks prefrontal medial (mPFC), bertanggung jawab terhadap "kecanduan" seks dalam diri seseorang. Demikian menurut sebuah penelitian terbaru.

Kecanduan seks menjadi bagian perilaku menyimpang yang punya banyak aspek, baik jenis maupun pemicunya. Bagi banyak orang, definisi kecanduan seks adalah cara pelakunya mengisi kekosongan emosional yang dipenuhi oleh aktivitas one-night stand, masturbasi, dan berselancar di dunia maya untuk menikmati seks. Intinya, semua aktivitas yang merangsang pusat domain otak, memberikan euphoria, dan kepuasaan seksual.

Orang dengan gangguan kecanduan seks atau kompulsif sering menampilkan ketidakmampuan untuk menghambat perilakunya begitu mereka menjadi maladaptif, meski konsekuensi yang merugikan akan berimbas pada perilaku mereka.

MPFC adalah suatu wilayah otak yang terlibat dalam pengambilan keputusan dan fleksibilitas perilaku, dan telah diidentifikasi sebagai mediator potensial perilaku penyimpangan tersebut. Demikian yang dinukil dari Times of India, Jumat (26/11/2010).

Dalam sebuah studi baru, Dr Lique Coolen dan rekan menguji apakah mPFC terlibat dalam menghambat perilaku seksual bila dikaitkan dengan hasil yang menyenangkan.

Menggunakan paradigma eksperimental hati-hati yang dirancang untuk tikus, para peneliti menemukan bahwa lesi hasil mPFC berada dalam perilaku seksual kompulsif. Di sisi lain, lesi tidak mengubah kinerja seksual atau pembelajaran yang terkait dengan hadiah atau stimuli aversive (stimulus tidak menyenangkan yang mendorong perubahan perilaku melalui hukuman).

Hal ini menunjukkan, bahwa fungsi mPFC utuh tidak diperlukan untuk ekspresi normal perilaku seksual. Sebaliknya, hasil penelitian tersebut mendukung hipotesis bahwa mPFC mengatur pelaksanaan perilaku inhibisi terhadap perilaku seksual.

Hewan-hewan dengan lesi mPFC kemungkinan besar mampu membentuk asosiasi dengan hasil permusuhan terhadap perilaku mereka, tetapi tidak memiliki kemampuan untuk menekan pencarian seks dalam menghadapi konsekuensi aversive.

Secara kolektif, data ini menunjukkan peran umum untuk mPFC dalam mengatur kompulsif sebagai sebuah penghargaan, dan mungkin akan menyebabkan pemahaman yang lebih baik dari gangguan kontrol impulsif terhadap kontrol patologi umum yang mendasarinya.

Perilaku seksual kompulsif memiliki prevalensi tinggi co-morbiditas dengan gangguan jiwa, termasuk penyalahgunaan zat dan gangguan mood.

Penelitian saat ini menunjukkan, bahwa disfungsi mPFC dapat berkontribusi terhadap seks dengan mengambil risiko atau kompulsif pencarian perilaku seksual.

Meski penelitian ini meyakinkan, namun temuan ini belum bisa dipastikan berlaku untuk manusia.(nsa)

Sumber : www.okezone.com

admin fixy candu seks banget Silent Smile
avatar
-KeyduT_F2-
Fixy-Fact Worker
Fixy-Fact Worker

Posts : 275
Credits : 471
Reputation : 1
City : Bekasi - Surabaya
Browser : Google Chrome

View user profile

Back to top Go down

Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum